Cara Menghitung Usia Kehamilan dan Mengetahui HPL


HPL (Hari Perkiraan Lahir) bisa dihitung jika kita sudah mengetahui usia kehamilan dari sang janin. Sebagai ibu hamil, kita harus tahu bagaimana cara menghitung usia kehamilan untuk menjaga dan memenuhi nutrisi yang dibutuhkan janin sesuai dengan usianya. Berikut ini ada beberapa cara menghitung usia janin.
1. Menggunakan USG
USG menjadi test yang sering digunakan untuk mengetahui usia kehamilan dan menentukan HPL. Hanya saja, cara ini biasanya disarankan bagi Anda yang memiliki siklus haid yang normal. Selain itu, perhitungan HPL pada ibu hamil yang berusia di atas 35 tahun akan memberikan hasil yang kurang akurat.
Bagi Anda yang pernah mengalami keguguran atau komplikasi kehamilan, maka tidak disarankan untuk menggunakan USG karena mungkin dapat memengaruhi kesehatan bayi atau justru bisa mengubah HPL yang seharusnya. Oleh karena itu, konsultasikan kondisi Anda pada dokter sebelum melakukan USG.
2. Perhitungan dengan Metode Kalender
Perhitungan kalender ternyata tidak hanya digunakan untuk mengetahui siklus haid, tapi juga bisa untuk menghitung HPL melalui hari pertama haid terakhir (HPHT). dalam metode ini, HPHT merupakan hari pertama berlangsungnya kehamilan karena pembuahan terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi.
Oleh karena itu, penting bagi seorang wanita untuk mencatat atau mengingat hari pertama haid ataupun hari terakhir haid karena nantinya dapat menghitung usia janin yang Anda kandung. Cara ini tidak bisa diterapkan pada semua wanita, terlebih bagi Anda yang memiliki siklus haid tidak teratur maka akan sulit menentukan harinya.
3. Menggunakan Kalkulator Kehamilan
Cara menghitung usia kehamilan berikutnya adalah dengan menggunakan kalkulator kehamilan. Cara ini sangat mudah dilakukan oleh setiap wanita untuk mengetahui usia kehamilannya. Bahkan, Anda bisa mengaksesnya melalui internet secara gratis sehingga Anda bisa menggunakannya kapan saja dan dimana saja.
Biasanya, akan diperlukan beberapa data kehamilan, seperti HPHT dan periode haid berikutnya. Dengan data yang simple tersebut, Anda tinggal memasukkannya dan kemudian akan terlihat berapa usia kehamilan Anda saat ini. Selain mudah, cara ini juga murah karena Anda tidak perlu membayarnya.
4. Menghitung Detak Jantung Janin
Detak jantung bayi dalam kandungan juga bisa menjadi pertanda untuk menentukan usia kehamilan. Biasanya, detak jantung bayi pertama kali terdengar ketika usianya sekitar minggu ke-9 atau 10, meskipun cara ini bisa menunjukkan hasil yang bervariasi pada setiap ibu, terlebih jika dibandingkan gerakan janin pertama kali.
Pada usia kehamilan 18-22 minggu, biasanya gerakan janin mulai terdeteksi, tetapi bisa lebih awal ataupun lebih lambat. Detak jantung bayi dan gerakan bayi bisa digunakan dokter sebagai acuan untuk menentukan usia kehamilan Anda.
Demikian beberapa cara menghitung usia kehamilan dan HPL Anda. Untuk mendapatkan mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya, Anda bisa mengunjungi Orami Magazine di orami.co.id.

Sumber:
https://bidanku.com/cara-menghitung-usia-kehamilan
https://www.parentingclub.co.id/smart-stories/ini-3-cara-menghitung-usia-kehamilan-dengan-akurat
https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/cara-menghitung-hpl-bayi-berubah/
Latest
Previous
Next Post »