Ketahui Ciri Jajanan Anak yang Sehat


foto:okezone
Sebagai orang tua, anda harus bisa menjaga makanan dan asupan lainnya yang masuk ke dalam tubuh anak. Kalau di rumah Anda masih bisa menjaga makannya, tapi kalau diluar bagaimana. Mereka harus tahu bagaimana ciri jajanan anak yang sehat. Sehingga, apa yang dia makan memang tepat dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Terlebih pada anak usia balita, Anda harus ekstra menjaganya.
Masa balita adalah masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Jadilah sangat penting mereka mendapatkan jajanan anak yang sehat. Jika tidak ingin anak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, Anda bisa buatkan jajan atau cemilan sendiri. Bawakan sebagai bekal bila dia berada di rumah. Atau membeli jajan di tempat-tempat yang sudah terbukti menjaga kualitas gizi makanannya. Nah, berikut ini ada beberapa ciri jajanan yang sehat!
Warna jajanan kalem atau tidak mencolok
Jajanan anak yang sehat adalah mempunyai warna kalem atau tidak mencolok. Karena kalau mencolok, berarti makanan tersebut mengandung zat pewarna kimia. Dengan memakai zat pewarna kimia, jajan tersebut harganya menjadi lebih ekonomis daripada jajan yang alami. Selain itu, hanya dilihat dari warnanya, jajanan itu sangat memikat. Banyak pertimbangan yang membuat penjual makanan menggunakan perwarna buatan itu. Beritahukan hal ini pada anak Anda!
Cita rasanya tidak tajam
Selain menggunakan zat pewarna kimia, zat aditif juga seringkali digunakan dalam jajanan. Perasa ini membuat penjual tidak perlu banyak menggunakan bahan-bahan alami yang harganya tergolong mahal. Cukup menambahkan sedikit zat aditif, rasanya sudah sangat menyengat. Maka, hati-hatilah. Infokan pada anak Anda tentang rasa jajanan anak yang sehat dan tidak sehat. Buatlah mereka merasakan keduanya dan beritahukan apa bahayanya. Tapi, kalau usianya masih bayi, Anda sendiri yang harus waspada. 
Penyajian makanan yang higienis
Ciri jajanan anak yang sehat selanjutnya adalah disajikan secara higienis. Pedagang makanan sehat tidak akan menyajikan makanannya di tempat yang mudah terkena debu, di koran bekas dan sebagainya. Pastikan Anda mengamati lingkungan sekitar penjual jajanan sebelum membelinya. 
Harganya sedikit lebih mahal
Umumnya, bahan-bahan jajanan sehat harganya lebih mahal. Sehingga, harga jual jajanan itu lebih mahal daripada jajan yang tidak sehat. Jangan hanya membandingkan soal harga, tapi ketahui kualitas jajanan dari rasa sampai teksturnya. Pastikan Anda mencoba jajanan tersebut sebelum memberikannya pada anak. Jika memang rasanya tidak menyengat, higienis dan warnanya tidak mencolong berarti aman diberikan pada si kecil.

Latest
Previous
Next Post »