Pengertian Zakat, Faedah dan Hikmahnya

Zakat berasal dari bahasa arab yang memiliki pengertian mengeluarkan harta dalam jumlah yang telah ditentukan nishabnya untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya. Zakat merupakan rukun islam yang ketika artinya zakat wajib dikeluarkan untuk membersihkan harta.

Sesuai dengan pengertian zakat di atas tentu ada aturan-aturan yang merupakan rukun dan syarat sah zakat. Namun sebelum itu mari kita mengenai pengertian zakat secara lebih rinci. Jika kamu sudah baligh, beragama islam, merdeka dan memiliki harta maka wajib bagimu mengeluarkan zakat. Karena zakat merupakan rukun islam yang mengantarkan kamu pada kebahagiaan serta selamat dunia akhirat. Selain itu dengan mengeluarkan zakat maka diri akan semakin dekat dengan Ilahi, dapat menambah keimanan kepada Allah.
foto:prezi.com


Zakat selain sebagai pembersih harta juga dapat menghapus dosa. Allah sudah berjanji pada dalam surah Al-Baqarah: 276 yang artinya “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” artinya dengan berzakat berarti kita telah membantu diri dan saudara-saudara kita dari riba.

Apa faedah zakat?
Sebagai salah satu rukun islam zakat tentu sangat berfaedah baik untuk diri sendiri, lingkungan dan social. Zakat juga memiliki faedah perbaikan akhlak dengan menanamkan rasa toleran dan kelapangan dada ketika mengerluarkan sebagian harta.  Orang yang membayar zakat insyaAllah akan tertanam dalam hatinya rasa belas kasih kepada sesama karena itu zakat merupakan penyucian diri dan mendidik kita untuk selalu ringan tangan dalam membantu sesama.

Secara social zakat sangat membantu hajat hidup orang banyak terutama fakir miskin dan golongan penerima zakat. Dengan membayar zakat persatuan dan kesatuan sesama muslim juga semakin kuat. Kesenjangan antara si kaya dan si miskin dapat diperkecil. Membayar zakat berarti ikut membantu pertumbuhan ekonomi sebab uang yang dikeluarkan tentu akan dibelanjakan sehinga laju ekonomi juga ikut terbantu.

Adapun hikmah zakat yaitu:
1.       Membersihkan harta dari kekotoran baik dari cara mendapatkannya, menyimpan serta membelanjakannya.
2.       Membersihkan jiwa si pemberi zakat.
3.       Menimbulkan rasa syukur bagi penerima zakat.
4.       Mengurangi kesenjangan social antara si kaya dan si miskin.
5.       Menambah pendapatan Negara
6.       Menyuburkan laju ekonomi suatu Negara
7.       Sebagai pengembangan potensi umat.
8.       Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas harta yang diberikannya.

Previous
Next Post »